Selasa, 17 Maret 2015

make up pengantin muslim modern

Inilah Dia Tutorial Makeup Pengantin Muslim Modern

 Tutorial Makeup Pengantin Muslim Modern

1. Langkah pertama, berikan pelembab dasar untuk wajah anda. Penggunaan pelembab dasar bertujuan untuk mencegah kulit anda dari kulit kering dan membuat make up yang dikenakan menjadi retak. Sebaiknya, kenakan pelembab wajah dengan kandungan anti alergi agar saat make up dikenakan tidak akan bereaksi alergi terhadap kulit wajah. Ratakan pelembap keseluruh permukaan wajah dan leher hingga merata.
2. Setelah itu, barulah kenakan foundation. Foundation digunakan sebagai dasar agar make up yang anda kenakan diwajah lebih menempel. Aplikasikan foundation pada bagian seluruh permukaan dan leher, terutama disekitaran daerah T dan bagian leher agar warna yang dihasilkan merata.
3. Kemudian setelah itu, berikan concealer . Penggunaan concealer berfungsi untuk menutupi bagian noda pada wajah teramasuk noda hitam dan noda bekas jerawat. Sehingga demikian, wajah yang terlihat lebih mulus tanpa noda akan anda dapatkan. Berikan concealer terutama dibagain lingkar mata, kening, dan bagian rahang kemudian ratakan hingga merata secara keseluruhan.
4. Setelah concealer diaplikasikan secara merata, selanjutnya kita akan mulai memberikan shading. Shading merupakan garis yang dibentuk pada tulang hidung yang dimaksudkan untuk lebih menonjolkan kesan hidung yang lebih tinggi. Caranya, ambil warna coklat yang lebih gelap pada shadow make up dengan menggunakan kuas wajah berukuran kecil lalu buatkan garis secara vertikal hingga kebagian ujung hidung dengan perlahan. Sementara itu berikan juga contour dibagian tulang pipi untuk menampilkan kesan rahang yang lebih tirus dan terlihat anggun. Caranya gunakan warna shading yang sama seperti yang anda gunakan pada bagian shading hidung, kemudian gunakan kuas wajah yang lebih besar dan sapukan secara berurutan dari bawah ke atas.
5. Setelah shading selesai, kemudian aplikasikan bedak untuk membuat wajah terlihat lebih mulus. Caranya, aplikasikan bedak tabur dibagian permukaan wajah secara menyeluruh dan berikan juga dibagian leher kemudian ratakan secara menyeluruh menggunakan kuas wajah atau spoon bedak.
6. Selanjutnya, kita akan melangkah pada tata cara membuat shadow dibagian kelopak mata. Caranya, ambil beberapa warna yang akan anda padu padankan. Usahakan pemilihan warna ini sesuai dengan pakaian dan aksesoris atau tema yang anda usung untuk pernikahan. Misal, disini kita akan menggunakan warna coklat tua dan gold. Pertama kita ambil warna coklat tua dan kita aplikasikan dibagian kelopak mata luar dan bentuk terlebih dahulu sketsa dari kelopak mata dengan apik. Kemudian baru ambil warga gold dan kita tempatkan dibagian tengah atau bagian dalam pada kedua kelopak mata. Nah, untuk menyatukan kedua warna ini agar terlihat sempurna maka blended dengan perlahan agar kedua warna ini tercampur dengan rata.
7. Kemudian aplikasikan eyeliner untuk memberikan kesan mata yang lebih segar dan lebih tajam. Caranya, aplikasikan eyeliner dibagian garis mata luar secara perlahan dan buat garis sesuai gari mata dengan diberikan ekor dibagian ujung luar mata.
8. Nah, setelah selesai barulah kita akan aplikasikan eyelashes atau bulu mata. Caranya, oleskan perekat bulu mata dibagian garis luar mata secara perlahan kemudian pastikan jika anda tidak membuka mata selama pengolesan perekat bulu mata, setelah itu baru kenakan bulu mata secara perlahan. Nah, untuk bagian bulu mata bawah, agar penampilan anda terlihat lebih istimewa dan menampilkan kesan mata yang lebih tajam, berikan pula bulu mata dibagian mata bawah. Caranya, lakukan hal yang sama sebagaimana anda mengaplikasikan bulu mata dibagian atas.
9. Jika sudah selesai, aplikasikan alis mata dengan perlahan dan pastikan jika anda membentuk kedua alis dengan ukuran yang sama. Caranya buat garis alis mata dari bagian dalam ke bagian luar kemudian lukislah dnegan perlahan hingga merata.
10. Lalu aplikasikan blush on untuk memberikan rona pipi yang merah pada wajah agar penampilannya terlihat lebih hidup. Caranya, pilihlah gradasi warna merah muda yang sesuai dengan kulit anda, kemudian tarik garis dari tulang pipi kebagian atas hingga merata.
11. Terakhir baru kita aplikasikan lipstick agar warna merah bibir semakin terlihat. Caranya, buat terlebih dahulu garis bibir lalu aplikasikan lipstick dengan merata. Terakhir berikan lip balm agar bibir tidak terasa kering.
Dengan demikian kini Tutorial Makeup Pengantin Muslim Modern telah selesai diaplikasikan. Nah, untuk lebih jelasnya lagi, agar anda bis amelihat keseluruhan pengaplikasikan make up secara lebih terperinci.

sanggul simple

Kita menyukai gaya rambut sederhana yang terlihat cantik. Gaya berikut ini mudah ditata, cantik, dan sedang tren. Rambut yang disanggul tinggi atau dibalut penutup kepala saat ini sedang sangat digemari.


Langkah 1 - Tinggikan. Gulung rambut menjadi  sanggul, tapi sisakan ujung rambut. Anda akan menggunakannya untuk menciptakan bentuk bulat di puncak kepala Anda.
Langkah 2 – Rapikan ke belakang. Oleskan sedikit minyak pengeras di telapak tangan, gosok dengan kedua tangan, lalu sapukan ke rambut yang disisir ke belakang agar rambut tetap di tempatnya. Perbedaan tekstur membuat gaya ini terlihat menarik dan modern.
step1step2
Langkah 1                                                 Langkah 2

Langkah 3
– Keriting. Gunakan pengeriting rambut pada ujung rambut di luar sanggul, lalu acak-acak untuk menciptakan volume dan keriting.
Langkah 4 - Kencangkan. Putar rambut dan jepit agar menjadi ‘sanggul’ tinggi. Tidak perlu terlalu dirapikan. Memang seharusnya longgar dan agak berantakan. Gunakan jepit untuk menahan rambut.
step3step4

Langkah 3                                               Langkah 4

Langkah 5
– Buat berkilau. Atur dan jaga rambut agar tetap posisinya, kemudian semprotkan pengilau yang sekaligus bisa menahan rambut pada tempatnya.
Langkah 6 – Hias dengan aksesori. Aksesori musim ini adalah yang berani dan menantang.
step5step6
Langkah 5                                               Langkah 6


Hemat!
Gunakan pembaur pada alat pengering rambut (bukan pengeriting rambut) untuk membentuk keriting. Memang butuh waktu lebih lama, namun lebih hemat.
Cepat!
Buat sanggul indah dengan cepat, diawali dengan membentuk ekor kuda. Sisir rambut menjadi ekor kuda di bagian atas kepala dan ikat dengan karet gelang, kemudian tata rambut menjadi ‘sanggul’ tinggi. Rapikan bagian depan dan semprot agar rambut tetap di tempatnya.
Tips Praktis
  1. Ingat, gaya ini lebih mudah dibuat saat rambut tidak begitu bersih, jadi cucilah rambut sehari sebelum menatanya.
  1. Jika rambut Anda lurus, kepang ketika masih lembab untuk menambahkan bentuk. Ketika sudah kering, longgarkan kepang dan sisir ke belakang dengan lembut untuk mendapatkan tekstur yang sempurna.
  2. Jika ujung rambut terlihat ikal, luruskan dengan sedikit serum. Lakukan setelah menjepit rambut, agar gaya rambut tidak menjadi kacau.
  3. Untuk membuatnya terlihat sedikit berantakan, sisir ke belakang ketika Anda sudah menjepitnya, dan sebelum menyemprotnya dengan pengilau agar rambut tetap di tempatnya.

make up pengantin sunda siger

Tata Busana Pengantin Sunda Siger





A. Busana pengantin wanita


Selop     - Sebelum mengenakan kain, sebaiknya megenakan selop terlebih dahulu agar
               terlihat panjang atau pendeknya kain, panjangnya kain sebatas mata kaki.

 Kain      - Corak kain ada 3 macam yaitu : Sido mukti, lereng eneng dan lereng garutan 
               (  ketiga macam corak itu tanpa prada atau polos ), Kain harus di wiru, jumlah
                wiru tergantung panjan atau pendeknya kain, jumlahnya 3-5-7,  lebarnya
                kira" 2 jari, letak wiru kira" 3 (tiga) jari dari pusar ke kanan, menghadap ke
                kanan

Kebaya  - Kebaya brukat putih yang panjangnya sepinggul, memakai lidah tanpa bef dan 
              memakai payet putih / emas


Busana yang dipakai calon pengantin wanita saat :
- Seserahan :  Kain/ kebaya bebas rapih ( busana sunda )
- Ngeuyeuk Seureuh :  Kain/ kebaya bebas rapih ( busana sunda )
- Akad Nikah :
   - Kain sido mukti, lereng eneng, lereng garutan
   - Kebaya brukat putih yang panjangnya sepinggul, memakaai lidah tanpa bef
   - Longtorso putih
   - Selop tutup sewarna dengan baju atau perhiasan ( warna emas / perak ) bertumit tinggi
 - Resepsi :  kebaya warna keemasan, kuning, coklat muda, rose, biru atau hijau 
                  panjang sepinggul, memakai selop sewarna dengan baju


B. Perhiasan pengantin wanita

- Siger ( sekar suhun )
- Sepasang kilat bahu
- Benten/pending
- 7 buah kembang goyang, 5 menghadap kedepan dan 2 menghadap kebelakang
- Panetep emas ( Garuda mungkur )
- Giwang
- 1-2 bros
- Kalung
- Kalung panjang
- Sepasang gelang ( kiri dan kanan )
- Cincin di kiri dan kanan


C. Busana pengantin pria

Busana yang dipakai calon pengantin pria pada saat :
- Seserahan     :   - Bila dilaksanakan beberapa hari sebelum ngeuyeuk seureuh dapat 
                            memakai jas pantalon,
                          - Bila dilaksanakan bertepatan dengan acara ngeuyeuk seureuh, memakai
                            sarung polekat, kemeja ( hem ), peci, jas, selop tutup, dapat memakai
                            dasi panjang

- Akad Nikah  :    -  Kain sido mukti, lereng eneng, lereng garutan, Kain
                             harus di wiru,
                             jumlah wiru tergantung panjang atau pendeknya kain, jumlahnya 
                             3-5-7,  lebarnya
                             kira" 3 jari, letak wiru kira" 3 (tiga) jari dari pusar ke kiri, menghadap 
                             ke kiri
                          - Jas tutup pendek atau panjang, baju takwa pendek atau panjang
                          - jika memakai jas tutup pendek harus memakai kemeja putih tangan
                            panjan
                          - Stagen/pelangi dan pending/sabuk timang beludru borderan emas
                          - Kewer/boro, untuk baju pendek dipakai di sebelah kanan depan, untuk
                             jas tutup panjang
                            sabuk/pending dipakai diluar jas, sedangkan keris dipakai di depan
                            sebelah kiri ( dijadikan satu dengan sabuk )
                          - Bendo ( motif dan coraknya sama dengan kain )
                          - Selop tutup hitam/ emas, sesuai dengan baju
                          - Keris

- Resepsi       :     -  Corak kain sido mukti, lereng eneng, lereng garutan
                          - Jas tutup panjang, kancing logam emas atau kancing biasa, borderan 
                             emas sesuai dengan
                             perhiasan
                          - Jas tutup pendek, borderan, bahan bisa juga dari beludru
                          -  Keris dengan serangka kerisnya, sabuk/benten dari bahan beludru
                             borderan
                          -  Selop tutup borderan sesuai dengan baju

rias busana pengantin padang

Suntiang Gadang


Dalam adat Minangkabau, pernikahan merupakan salah satu masa peralihan yang sangat berarti karena merupakan permulaan masa seseorang melepaskan diri dari kelompok keluarganya untuk membentuk kelompok kecil milik mereka sendiri. Karena itu peristiwa pernikahan sangatlah penting bagi siklus kehidupan seseorang. Hari tersebut merupakan hari yang sangat ditunggu-tunggu oleh kedua calon mempelai dan keluarga dari kedua belah pihak. Ditandai dengan prosesi upacara adat dan keagamaan yang sesuai dengan pepatah minang “adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah”. Seluruh rangkaian upacara pernikahan adat, perlengkapan, tata rias membutuhkan persiapan yang lama dan sangat terperinci.
Suntiang Gadang
Suntiang Gadang
Di minangkabau pada umumnya pengantin perempuannya menggunakan suntiang. Suntiang adalah hiasan kepala pengantin perempuan di Minangkabau atau Sumatra Barat. Hiasan yang besar warna keemasan atau keperakan yang khas itu, membuat pesta pernikahan budaya Minangkabau berbeda dari budaya lain di Indonesia. Perempuan minangkabau mesti bangga dengan budaya minangkabau, terutama soal pakaian pengantin. secara turun temurun, busana pengantin Minangkabau sangat khas, terutama untuk perempuannya, yaitu selain baju adat-nya baju kurung panjang dan sarung balapak, tak ketinggalan suntiang.
Suntiang adalah salah satu bentuk hiasan kepala anak daro. Suntiang yang dipakai secara umum sekarang biasa disebut suntiang gadang. Nama ini untuk membedakan dengan suntiang ketek yang biasa dipakai oleh pendamping pengantin yang disebut pasumandan.
Sedangkan untuk hiasan kepala sebenarnya beragam bentuknya. Saat ini, hiasan kepala “Suntiang Kambang” asal Padang Pariaman lah yang di lazim digunakan di Sumatera Barat. Padahal ada banyak bentuk hiasan kepala, ada yang berupa sunting Pisang Saparak (Asal Solok Salayo), Sunting Pinang Bararak(Dari Koto nan Godang Payakumbuh), Sunting Mangkuto (dari Sungayang), Sunting Kipeh (Kurai Limo Jorong), Suntiang Sariantan (Padang Panjang), Suntiang Matua Palambaian, dll.
Ada empat jenis hiasan yang disusun membentuk sunting pada hiasan kepala pengantin minang ini. Lapisan yang paling bawah adalah deretan bungo sarunai. 3-5 lapis bungo sarunai ini membentuk dasar bagi sunting minang. Kemudian diletakkan deretan bunga gadang sebanyak 3 – 5 lapis. Hiasan yang paling atas adalah kambang goyang. Sedangkan hiasan sunting yang jatuh di pipi kanan dan pipi kiri pengantin minang ini disebut kote-kote.
Suntiang juga ada beberapa bentuk. Selain yang standar berbentuk setengah lingkaran yang umum dipakai, juga ada suntiang khas masing-masing daerah di Sumatera Barat. Di antaranya suntiang Sungayang, Tanah Datar yang memiliki mahkota, suntiang kurai (Bukittinggi), suntiang Pariaman, dan Solok Selatan, dan suntiang Solok yang dirangkai tanpa kawat.
Suntiang Gadang
Suntiang Gadang
Suntiang, sebagai kekhasan pengantin Minangkabau Pesisir yang berasal dari daerah Padang/ Pariaman. Kembang-kembang suntiang ini umumnya bertingkat dengan ganjil dimulai dari tujuh tingkat hingga sebelas tingkat. Ada juga suntiang bertingkat mulai dari tiga hingga lima yang biasanya digunakan untuk pendamping pengantin atau dikenal juga dengan sebutan Pasumandan. Namun karena alasan kepraktisan dan menyesuaikan dengan bentuk wajah, kini tingkatan pada Suntiang dipertahankan ganjil namun jumlah tingkatannya disesuaikan dengan kemampuan dan kemauan si pengantin.
Keindahan Suntiang diawali dengan susunan kembang goyang yang digunakan oleh tiap pengantin wanita. Pada lapisan bawah Suntiang digunakan kembang goyang yang dinamakan Bungo Sarunai yang terdiri dari tiga hingga lima deretan. Lapisan kedua digunakan kembang goyang yang dinamakan Bungo Gadang yang juga terdiri dari tiga hingga lima deretan. Terletak paling atas adalah Kambang Goyang dengan hiasan-hiasan lainnya yang disebut Kote-kote. Di bagian belakang sanggul terdapat Tatak Kondai dan Pisang Saparak yang menutupi sanggul bagian belakang. Sedangkan di dahi pengantin wanita terdapat Laca, dan Ralia di bagian telinga.
Dahulu, berat sunting mencapai beberapa  kilogram sebab terbuat dari alumunium dan besi-besi, ada yang terbuat dari emas, dan harus ditancapkan satu persatu pada rambut mempelai wanita.  Memakai suntiang kerapkali juga salah satu yang ditakutkan calon pengantin perempuan Minang. Suntiang yang beratnya bisa mencapai 3,5-5 kg (Jadi hampir sama dengan berat laptop model lama atau berat topi baja militer) dan mesti dikenakan di kepala selama pesta berlangsung umumnya sehari-semalam, membuat si calon pengantin perempuan yang disebut ‘anak daro’ was-was dan cemas akan tidak sanggup menjalankannya. Bayangkan kalau dipakai selama satu dua jam. wah, bisa berkeringat dan bikin anak daro meringis. Namun semakin modernnya fashion, suntingpun ikut terkena imbasnya,  tapi tetap berkiblat pada budaya Minangkabau. Bahkan sekarang sunting tersedia yang tak berat dan nyaris seperti  menggunakan bando biasa saja, sehingga anak daro lebih santai dan bergerak leluasa tanpa keluhan sakit kepala.
Suntiang Gadang
Suntiang Gadang
Suntiang sendiri dirangkai menggunakan kawat ukuran satu perempat yang dipasang pada kerangka seng aluminium seukuran kepala. Pada kawat itu dipasang sedikitnya lima jenis hiasan. Kelima hiasan itu dinamakan suntiang pilin, suntiang gadang, mansi-mansi, bungo, dan jurai-jurai. Besarnya sebuah suntiang diukur dengan jumlah mansi atau kawat. Suntiang paling besar ukurannya 25 mansi, kemudian 23 mansi, dan 21 mansi yang paling umum dipakai saat ini. Suntiang yang dibuat juga dibagi tiga jenis berdasarkan bahan. Yang lebih berat dan mahal yang masih dibuat saat ini terbuat dari mansi padang (sejenis seng aluminium kuningan). Kemudian mansi kantau atau biasa, dan yang sekarang mulai banyak dipakai, terutama untuk pelajar, suntiang dari plastik yang jauh lebih ringan. Tapi yang paling bagus sebaiknya nanti dibuat dari titanium, sayangnya masih mahal.
Suntiang tidak terlepas dari perangkatan pakaian limpapeh Rumah nan Gadang di Minangkabau. Suntiang ini dipakai oleh anak gadis yang berpakaian adat maupun oleh pengantin wanita. Mengenai jenis dan nama suntiang ini berbagai ragam.
Secara garis besar jenis suntiang ini adalah :
  1. Suntiang bungo pudieng (suntiang berbunga puding)
  2. Suntiang pisang saparak (suntiang pisang sekebun)
  3. Suntiang pisang saikek (suntiang pisang sesisir)
  4. Suntiang kambang loyang (suntiang pisang sesisir)
Dari segi ikat (dandanan) dengan segala variasinya suntiang ini dapat pula dibedakan, suntiang ikat pesisir, suntiang ikat Kurai, suntiang ikat Solok Selayo, suntiang ikat Banuhampu Sungai Puar, suntiang ikat Lima Puluh Kota, suntiang ikat Sijunjung Koto Tujuh, suntiang ikat Batipuh X Koto, suntiang ikat Sungayang, dan Lintau Buo.
Suntiang ikat bungo pudieng banyak dipakai didaerah Batipuh Tanah Datar. Suntiang pisang separak banyak dipakai didaerah Luhak Lima Puluh Kota, Solok, Sijunjung Koto Tujuh, dan Sungai pagu. Suntiang pisang sasikek banyak dipakai di daerah Pesisir. Suntiang kambang loyang banyak dipakai di daerah lain.

make up karakter kuntilanak

Makeup Karakter : Kuntilanak

Sekarang di Indonesia film horor lagi ngetrend ya..
Walau temanya hampir2 sama, tapi lagi di minati memang..
Hmm.. jadi berimajinasi tentang Kuntilanak, si setan putih yang seneng ketawa-ketiwi melengking sampe bikin bulu merinding, hehe..
Berikut hasil imajinasi dan step-by-step bikin si neng kunti, tapi jangan takut beneran ya, ini hanya makeup karakternya saja kok..



Hehe serem ngga??
Yuk, Lets start...

Before Makeup



Bersihkan seluruh wajah dengan cleansing milk lalu akhiri dengan toner untuk penyegar.. selanjutnya beri foundation putih keseluruh wajah, kecuali area mata, lalu taburkan bedak bayi, selanjutnya untuk membuat efek luka di wajah, gambar di daerah wajah dimana luka ingin tampak, lalu beri masker peel off..



Lalu tempelkan kapas pada seluruh area yang di beri masker peel off, pastikan menempel sempurna yaa...



Lalu warnai kapas dan daerah sekitarnya dengan face painting warna merah..



Sekarang buat matanya yuk.. Mudah sekali hanya isi area mata dengan face painting warna hitam sampai area alis...



Dah jadi de...
Sekarang tinggal rambut dan kostum..
untuk rambut hanya di sasak acak saja..
Dan.......
Jadi de kuntilanak jadi-jadiannya...
That's the magic of makeup..

make up pengantin jawa

PAES AGENG
1. Sebelum di make up sebaiknya wajah dibersihkan dengan penyegar agar tampak lebih bersih dan bercahaya.
2. Gunakan pelembab wajah yang sesuai dengan kulit wajah
3. Gunakan alas bedak secara merata, jangan terlalu tebal agar tidak terlalu seperti topeng.
4. etelah alas bedak merata, gunakanlah bedak yang sesuai dengan jenis kulit. Tipis saja agar tampak alami.
5. Alis yang kita miliki bentuknya kadang tidak beraturan, oleh karena itu perlu dirapihkan sedikit tanpa merubah dari bentuk aslinya.
6. Agar tidak terlalu menyolok gunakan riasan mata yang sesuai dengan warna baju pengantin yang akan digunakan.
7. Untuk pewarna bibir, gunakan warna yang senada dengan baju pengantin tetapi jangan terlalu tebal agar bibir tidak terlalu menonjol.
8. Babak akhir dari riasan wajah adalah menggunakan pemerah pipi, jangan terlalu merah tapi samar-samar agar wajah lebih segar dan menarik.
Emang apa sih bedanya tata rias busana pengantin Jogja dan pengantin Solo ? Jelas beda siih. Namun dulu aku gak ngerti kalau ada pengantin gaya Jogja. Aku pikir semua pengantin Jawa sama saja model tata riasnya. Hehehe.. Ternyata beda looh. Pada postingan ini aku mau coba menjabarkan beberapa style tata rias dan busana tradisional khas Jogja . Untuk postingan selanjutnya aku coba menjabarkan berbagai gaya tata rias busana tradisional khas Solo.
Umm aku mulai dari Jogja dulu deh. Tata rias dan busana pengantin khas Jogjakarta tentunya terinspirasi dari corak busana pengantin tradisi Keraton Jogjakarta. Ada beberapa style dari pengantin Jogja, antara lain ada Paes Ageng atau disebut Kebesaran, Paes Ageng Kanigaran, Jogja Putri dan Kesatrian.
Yang paling terkenal tentunya gaya Jogja Paes Ageng atau Kebesaran. Pengantin Jogja Paes Ageng menggunakan dodot atau kampuh lengkap dengan perhiasan khusus. Paes hitam dengan sisi keemasan pada dahi, rambut sanggul bokor dengan gajah ngolig yang menjuntai indah, serta sumping dan aksesoris unik pada mempelai wanita. Pada pengantin pria, memakai kuluk menghiasi kepala, ukel ngore (buntut rambut menjuntai) dilengkapi sisir dan cundhuk mentul kecil. Bisa dilihat pada gambar dibawah :

Kemudian ada Paes Ageng Jangan Menir. Pengantin pria memakai bahu blenggen dari bahan beludru berhias bordir, pinggang dililit selendang berhias pendhing, dan kuluk kanigara menutup kepala. Paes Ageng Jangan Menir tidak memakai kain kampuh maupun dodot. Kalau Paes Ageng Jangan Menir tidak memakai dodot kampuh, Paes Ageng Kanigaran justru menggunakan dodot kampuh yang melapisi cinde warna merah keemasan pada busana pengantin corak Kanigaran. Kebaya bludru berhias benang keemasan menyatu dengan dodot kampuh, cinde dan detil riasan serta perhiasan.



Untuk Jogja Putri, tata riasnya agak berbeda dengan Paes Ageng. Pengantin Jogja Putri menggunakan sanggul tekuk berhias sebuah mentul besar menghadap belakang dan pelat gunungan bagi mempelai wanita. Busana tradisionalnya menggunakan kebaya beludru panjang berhias sebuah bordir keemasan dan kain batik prada. Namun dengan banyaknya sentuhan modern, muncullah gaya Kesatrian Modifikasi yang terinspirasi dari tata rias Jogja Putri. Yang membedakan adalah busana yang digunakan adalah kebaya bahan lace berpadu kain prada, bersanggul gelung tekuk berhias cundhuk mentul (kembang goyang) serta untaian melati menjuntai di dada . Mempelai pria berbusana beskap putih dipadu bawahan kain batik prada serta blangkon penutup kepala.

Selain Kesatrian Modifikasi ada juga yang namanya gaya pengantin Jogja Kontemporer. Tata rias Paes Ageng berpadu dengan busana modifikasi kebaya panjang lace putih dilengkapi dengan kain batik prada Jogjakarta.

TEKNIK SHADING MAKE UP GLAMOUR

TEKNIK SHADING MAKE UP GLAMOUR

TAMPIL di mana saja,  pada umumnya para wanita ingin selalu tampil menarik. Mulai dari berpakaian hingga tata rias wajah. Nah, tata rias wajah ini yang selalu menjadi masalah bagi para wanita. Terutama pada bagian wajah yang memiliki kekurangan, seperti pipi cubby atau temben dan hidung yang tidak mancung.

Sebenarnya, untuk menguasai tekhnik merias wajah ini, seorang wanita cukup mengetahui bentuk wajah, warna kulit, dan kekurangan pada wajah. Dasar ini yang kurang dipahami oleh kaum hawa, sehingga tata rias wajahnya menjadi norak. “Satu lagi yang harus dipahami, jenis kulit si wanita. Apakah berminyak atau tidak. Kalau berminyak pilih alat kecantikan yang tidak mengandung minyak. Agar tata rias wajah tetap awet,” ujar  trainer dari Mustika Ratu, Sri Nurhayatie, seperti diberitakan Sumut Pos (grup JPNN).

Untuk mendapatkan tata rias yang glamour dan awet, jalan pertama yang harus dilakukan adalah meletakkan tata rias dasar (foundation). Setelah itu, letakkan bedak padat, kemudian letakkan bedak tabur.

“Saat meletakkan foundation dan bedak padat, jangan ditepuk, tapi dioles, agar bedak dan foundation merata. Sedangkan bedak tabur untuk mengurangi minyak di wajah.” ungkap Sri.

Setelah meletakkan bedak, langkah selanjutnya dengan melakukan shading. Ini untuk pipi dan hidung yang memiliki kekurangan. “Pada dasarnya, shading ini untuk mengurangi kekurangan pada wajah, intinya memberikan efek kecil pada wajah,” tambahnya.

Langkah selanjutnya, meletakkan blush on di pipi. Disini juga harus perhatikan bentuk wajah. Wajah persegi, blush on digunakan mulai dari pelipis menuju bawah, dari bawah telinga hingga ke sudut bibir. Wajah bulat, tarik bawah hingga ujung bibir. Untuk wajah oval, mulai dari bawah telinga hingga sudut bibir. Sedangkan untuk wajah panjang, gunakan mulai dari pinggir kiri kanan pipi dan dagu.

Setelah pipi, yang harus dibetuk adalah alis mata. Ini sangat penting, karena alis berfungsi sebagai bingkai wajah. ‘’Jangan terlalu tinggi, karena akan berkesan angkuh. Ekspresi wajah, sangat ditentukan dengan alis mata,” tambahnya. Untuk membuat alis ini, cara yang baik adalah, menarik garis lurus dari cuping hidung ke sudut mata luar.

Selanjutnya, pewarnaan pada mata atau eye shadow. Agar terkesan natural, gunakan warna yang senada antara pipi, mata, bibir.  Jangan lupa tambahkan warna hitam, untuk menambah kesan glaomour. “Misalnya eye shadow menggunakan warna hijau, diatasnya tambahkan warna hitam, agar ada warna glamournya. Jangan takut gunakan warna hitam,” ungkap Sri. Terutama untuk eyeliner, jangan takut dengan warna hitam.

Langkah terkahir adalah meletakkan pewarna bibir. Untuk bagian ini, warna juga harus sesuai dengan mata dan pipi. Apabila belum puas dengan bentuk hidung, dapat dilakukan shading hidung.

Shading ini dilakukan pada sisi kanan dan kiri hidung agar hidung terlihat lebih tinggi. Bagian tengah hidung harus menggunakan bedak warna lebih terang. Sedangkan pada sisi kiri dan kanan hidung, warna bedak yang lebih gelap.