Selasa, 17 Maret 2015

make up pengantin sunda siger

Tata Busana Pengantin Sunda Siger





A. Busana pengantin wanita


Selop     - Sebelum mengenakan kain, sebaiknya megenakan selop terlebih dahulu agar
               terlihat panjang atau pendeknya kain, panjangnya kain sebatas mata kaki.

 Kain      - Corak kain ada 3 macam yaitu : Sido mukti, lereng eneng dan lereng garutan 
               (  ketiga macam corak itu tanpa prada atau polos ), Kain harus di wiru, jumlah
                wiru tergantung panjan atau pendeknya kain, jumlahnya 3-5-7,  lebarnya
                kira" 2 jari, letak wiru kira" 3 (tiga) jari dari pusar ke kanan, menghadap ke
                kanan

Kebaya  - Kebaya brukat putih yang panjangnya sepinggul, memakai lidah tanpa bef dan 
              memakai payet putih / emas


Busana yang dipakai calon pengantin wanita saat :
- Seserahan :  Kain/ kebaya bebas rapih ( busana sunda )
- Ngeuyeuk Seureuh :  Kain/ kebaya bebas rapih ( busana sunda )
- Akad Nikah :
   - Kain sido mukti, lereng eneng, lereng garutan
   - Kebaya brukat putih yang panjangnya sepinggul, memakaai lidah tanpa bef
   - Longtorso putih
   - Selop tutup sewarna dengan baju atau perhiasan ( warna emas / perak ) bertumit tinggi
 - Resepsi :  kebaya warna keemasan, kuning, coklat muda, rose, biru atau hijau 
                  panjang sepinggul, memakai selop sewarna dengan baju


B. Perhiasan pengantin wanita

- Siger ( sekar suhun )
- Sepasang kilat bahu
- Benten/pending
- 7 buah kembang goyang, 5 menghadap kedepan dan 2 menghadap kebelakang
- Panetep emas ( Garuda mungkur )
- Giwang
- 1-2 bros
- Kalung
- Kalung panjang
- Sepasang gelang ( kiri dan kanan )
- Cincin di kiri dan kanan


C. Busana pengantin pria

Busana yang dipakai calon pengantin pria pada saat :
- Seserahan     :   - Bila dilaksanakan beberapa hari sebelum ngeuyeuk seureuh dapat 
                            memakai jas pantalon,
                          - Bila dilaksanakan bertepatan dengan acara ngeuyeuk seureuh, memakai
                            sarung polekat, kemeja ( hem ), peci, jas, selop tutup, dapat memakai
                            dasi panjang

- Akad Nikah  :    -  Kain sido mukti, lereng eneng, lereng garutan, Kain
                             harus di wiru,
                             jumlah wiru tergantung panjang atau pendeknya kain, jumlahnya 
                             3-5-7,  lebarnya
                             kira" 3 jari, letak wiru kira" 3 (tiga) jari dari pusar ke kiri, menghadap 
                             ke kiri
                          - Jas tutup pendek atau panjang, baju takwa pendek atau panjang
                          - jika memakai jas tutup pendek harus memakai kemeja putih tangan
                            panjan
                          - Stagen/pelangi dan pending/sabuk timang beludru borderan emas
                          - Kewer/boro, untuk baju pendek dipakai di sebelah kanan depan, untuk
                             jas tutup panjang
                            sabuk/pending dipakai diluar jas, sedangkan keris dipakai di depan
                            sebelah kiri ( dijadikan satu dengan sabuk )
                          - Bendo ( motif dan coraknya sama dengan kain )
                          - Selop tutup hitam/ emas, sesuai dengan baju
                          - Keris

- Resepsi       :     -  Corak kain sido mukti, lereng eneng, lereng garutan
                          - Jas tutup panjang, kancing logam emas atau kancing biasa, borderan 
                             emas sesuai dengan
                             perhiasan
                          - Jas tutup pendek, borderan, bahan bisa juga dari beludru
                          -  Keris dengan serangka kerisnya, sabuk/benten dari bahan beludru
                             borderan
                          -  Selop tutup borderan sesuai dengan baju

Tidak ada komentar:

Posting Komentar